Inovasi yang berdampak nyata pada lingkungan dan sosial menjadi sorotan utama di International Future Leaders Competition (IFLC) 2026. Samuel, delegasi dari Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR), berhasil memukau juri internasional melalui dua gagasan solutifnya di bidang kewirausahaan pangan dan pengembangan pariwisata. Pada sektor Food & Beverage, Samuel menghadirkan solusi pangan sehat yang lebih sustainable melalui produk camilan kentang dengan protein alternatif. Inovasi bisnis ini sukses meraih peringkat ketiga dan menyabet Favorite Poster Award. Selain itu, ia juga menawarkan solusi pengetasan kemiskinan berbasis pariwisata lewat SMART MARINE TOUR. Inovasi berupa media interaktif berbahasa Inggris ini ditujukan untuk menarik turis asing ke kawasan pesisir Surabaya, yang akhirnya membuahkan Bronze Medal di kategori esai. Melalui kemenangannya, Samuel membuktikan bahwa ide-ide berbasis riset kuat yang ditunjang dengan kemampuan komunikasi lintas budaya dapat menjadi modal utama bagi mahasiswa untuk menciptakan inovasi yang solutif dan diakui secara global. Post navigation Kekalahan dari Vietnam Bikin Peluang Indonesia Menipis, Laga Kontra Singapura Jadi Penentuan Piala Presiden 2026 Capai Puncak, Dua Laga Penentu Digelar Hari Ini di Stadion Kapten I Wayan Dipta