SURABAYA – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) melalui Kementerian Pengabdian Masyarakat dan Pariwisata sukses melangsungkan program Sekolah Rakyat 2026 pada Jumat–Sabtu (16–17/10/2026). Bertempat di SD Budi Dharma, Wonokromo, Surabaya, kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 dalam berbagai aktivitas edukatif dan kreatif. Hari pertama diisi dengan pembiasaan salat Duha bersama, dilanjutkan pembelajaran literasi, numerasi, dan pengenalan sains interaktif. Para siswa diajak melakukan praktik langsung seperti peluncuran roket air serta pengolahan barang bekas—mulai dari mengecat tempat sampah hingga menyulap galon bekas menjadi pot tanaman. Memasuki hari kedua, fokus kegiatan bergeser pada edukasi kesehatan dan perlindungan diri. Siswa kelas 1–3 mendapatkan edukasi serta praktik menyikat gigi dengan benar. Sementara itu, siswa kelas 4–6 menerima pembekalan materi pergaulan sehat dan kewaspadaan terhadap risiko pelecehan seksual, termasuk di ruang digital. Pembekalan diperkuat lewat simulasi permainan interaktif dan prinsip panduan keselamatan “Tidak, Pergi, Cerita”. Rangkaian acara ditutup dengan pentas seni yang menampilkan beragam bakat siswa, mulai dari Tari Remo, samroh, Tari Warcita, angklung, hingga kebolehan dari ekstrakurikuler pramuka dan futsal. Panitia turut memberikan apresiasi kepada penampilan terbaik serta siswa paling aktif di setiap jenjang kelas. Wakil Presiden BEM FV UNAIR 2026 menegaskan bahwa program ini menjadi bukti nyata komitmen mahasiswa vokasi. Selain fokus menyiapkan diri menuju dunia industri, mahasiswa juga dituntut untuk memiliki kepedulian sosial yang tinggi melalui aksi pengabdian langsung di tengah masyarakat. Post navigation Mahasiswa D-III Keperawatan Vokasi UNAIR Ajak Remaja Nganjuk Memahami Leukemia, Bukan Sekadar Mengenal Namanya BEM Vokasi UNAIR Gelar Sekolah Rakyat 2026 di SD Budi Dharma, Ajak Siswa Belajar Sains hingga Berkreasi dengan Barang Bekas