SURABAYA – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya sukses melangsungkan sesi presentasi paralel dalam rangkaian 5th International Conference on Islamic Economics, Business, and Philanthropy (ICIEBP) 2026 pada Sabtu (26/9/2026).

Sebanyak 98 makalah riset dipresentasikan secara hybrid yang tersebar di 14 ruang diskusi. Tujuh ruang luring dipusatkan di Lantai 2 FEB UNAIR Surabaya, sementara tujuh ruang daring (V1–V7) diakses melalui jaringan breakout room Zoom untuk memfasilitasi peneliti dari mancanegara.

Forum akademis internasional ini mengusung lima klaster topik utama, mencakup penguatan rantai nilai industri halal, literasi dan inklusi ekonomi Islam, inovasi pembiayaan komersial, optimalisasi ZISWAF untuk inklusi sosial, hingga transformasi digital keuangan syariah. Riset-riset yang dipaparkan mengupas isu-isu terkini seperti tokenisasi aset dunia nyata (RWA), green sukuk, hingga analisis dampak risiko iklim dan geopolitik terhadap perbankan syariah.

Ketua dan jajaran akademisi Departemen Ekonomi Syariah FEB UNAIR, seperti Prof. Dr. Tika Widiastuti dan Prof. Dr. Imron Mawardi, hadir bertindak sebagai moderator dan pembahas bersanding dengan pakar riset dunia dari Turki dan Malaysia. Gelaran ini menegaskan peran strategis Surabaya sebagai salah satu pusat literasi dan pengembangan riset ekonomi syariah tingkat dunia.

By aldo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *