Polisi Tangkap Terduga Pemalak Sopir Truk di Kawasan Perak Surabaya
Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengamankan seorang pria yang diduga melakukan pemerasan terhadap sopir truk di kawasan Jalan Perak Barat, Surabaya. Penangkapan dilakukan setelah video aksi pemalakan tersebut beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian publik.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (30/5/2026). Korban berinisial AI, sopir truk asal Lombok, sedang berhenti di kawasan pelabuhan untuk menunggu giliran masuk kapal. Saat menunggu, korban didatangi seorang pria yang diduga meminta sejumlah uang dengan alasan membeli minuman keras.
Permintaan tersebut ditolak oleh korban. Penolakan itu diduga membuat terduga pelaku emosi hingga melakukan pengancaman. Korban kemudian merekam kejadian tersebut hingga video itu viral di media sosial.
Polisi Bergerak Setelah Video Viral
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP M. Prasetyo, mengatakan penyelidikan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi mengenai video pemerasan yang beredar di media sosial. Patroli Siber Unit Reaksi Cepat Satreskrim kemudian menelusuri identitas pria dalam video tersebut.
“Kami sudah mengamankan terduga pelaku. Saat ini masih dimintai keterangan dan menjalani pemeriksaan. Hasil penyidikan akan disampaikan lebih lanjut,” ujar AKP M. Prasetyo, Senin (1/6/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi terduga pelaku berinisial S, warga Semampir, Surabaya. Petugas kemudian melakukan penangkapan di rumah terduga pelaku pada Minggu (31/5/2026) siang.
Saat diamankan, terduga pelaku disebut berada di dalam kamar. Polisi juga mendapati terduga pelaku masih mengenakan kemeja yang sama seperti dalam video yang beredar.
Keamanan Sopir Jadi Perhatian
AKP M. Prasetyo menegaskan bahwa kepolisian bergerak cepat setelah memperoleh informasi dari media sosial. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama sopir angkutan barang yang beraktivitas di sekitar kawasan pelabuhan.
“Kami bergerak cepat setelah mendapatkan informasi. Terduga pelaku sudah diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP M. Prasetyo.
Kasus ini menjadi perhatian karena kawasan pelabuhan merupakan salah satu jalur penting distribusi barang. Aktivitas sopir truk yang menunggu antrean masuk kapal membutuhkan situasi aman agar mobilitas logistik tidak terganggu.
Saat ini, penyidik masih mendalami motif terduga pelaku. Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya tindakan serupa yang pernah dilakukan sebelumnya di sekitar kawasan Perak Surabaya.
Penanganan kasus tersebut menunjukkan pentingnya peran pelaporan masyarakat dan pemantauan media sosial dalam membantu aparat menindak gangguan keamanan. Kepolisian mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan tindakan pemerasan, pengancaman, atau gangguan ketertiban di ruang publik.
Sumber: Keterangan Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
