Rujak Uleg Perkuat Identitas Kuliner Surabaya di HJKS ke-733

Festival Rujak Uleg 2026 kembali menjadi salah satu agenda budaya yang memperkuat identitas kuliner Kota Surabaya. Kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-733 Kota Surabaya tersebut berlangsung meriah di Surabaya Expo Center, Sabtu malam.
Festival ini tidak hanya menjadi ajang menikmati kuliner khas Kota Pahlawan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pertemuan warga, pelaku budaya, wisatawan, dan komunitas kreatif dari berbagai daerah.
Wali Kota Surabaya, Bapak Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa Festival Rujak Uleg memiliki makna lebih luas daripada sekadar agenda tahunan. Menurutnya, festival tersebut menjadi simbol kebersamaan warga Surabaya dalam menjaga warisan kuliner dan budaya kota.
“Festival Rujak Uleg bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang kebersamaan seluruh warga Surabaya tanpa memandang latar belakang,” ujar Bapak Eri.
Kuliner Tradisional Dikemas Lebih Kreatif
Festival Rujak Uleg 2026 mengusung tema “Rujak Phoria”. Tema tersebut menghadirkan suasana yang lebih segar dengan sentuhan olahraga, dekorasi tematik, atribut peserta, serta lomba fashion show bertajuk Sport Fashion dan Surabaya World Fashion Carnival.
Bapak Eri menilai kemasan kreatif tersebut membuat Festival Rujak Uleg semakin dekat dengan generasi muda. Tradisi kuliner yang sudah melekat dalam kehidupan masyarakat Surabaya dapat dikenalkan melalui pendekatan yang lebih menarik dan relevan.
“Atmosfer meriah itu membuat Festival Rujak Uleg tahun ini terasa berbeda sekaligus semakin dekat dengan generasi muda,” ujar Bapak Eri.
Menurut Bapak Eri, kekuatan utama festival ini terletak pada semangat guyub warga. Rujak uleg tidak hanya dipandang sebagai kuliner khas, tetapi juga sebagai medium yang menyatukan berbagai unsur masyarakat.
“Inilah alasan mengapa Festival Rujak Uleg bisa masuk dalam Karisma Event Nusantara. Rujak uleg bukan hanya milik kelompok tertentu, tetapi menjadi wadah yang menyatukan semua elemen masyarakat,” ujar Bapak Eri.
Masuk KEN, Dorong Wisata Surabaya
Festival Rujak Uleg telah menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata sejak 2023. Pada 2026, capaian tersebut semakin kuat karena Surabaya juga menempatkan Surabaya Vaganza dalam daftar 125 event terbaik nasional.
Masuknya dua agenda Surabaya dalam Karisma Event Nusantara dinilai dapat memperluas daya tarik wisata kota. Selain memperkenalkan budaya lokal, agenda tersebut juga berpotensi mendorong kunjungan wisatawan dan pergerakan ekonomi daerah.
“Ketika sebuah event masuk KEN, dampaknya sangat besar. Wisatawan akan semakin banyak datang ke Surabaya,” ujar Bapak Eri.
Kepala Bidang Promosi dan Kemitraan Kementerian Pariwisata RI, Ibu Eni Komiarti, turut mengapresiasi keberhasilan Festival Rujak Uleg masuk Karisma Event Nusantara 2026. Capaian tersebut dinilai menjadi kebanggaan bagi Surabaya dan Jawa Timur.
“Tahun ini menjadi pencapaian yang membanggakan. Selamat kepada Festival Rujak Uleg yang kembali menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara 2026 untuk ketiga kalinya,” ujar Ibu Eni.
Festival Rujak Uleg 2026 menunjukkan bahwa kuliner tradisional dapat menjadi kekuatan wisata perkotaan. Melalui kemasan kreatif, agenda budaya ini mampu menjaga warisan lokal sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai kota tujuan wisata berbasis budaya dan kreativitas.
